JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membangun 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sepanjang 2026. Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperkuat ekonomi pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Dalam arahannya dalam Taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah, Presiden Prabowo menekankan bahwa target pembangunan tersebut bersifat terukur dan dapat dievaluasi langsung oleh masyarakat. Ia bahkan mempersilakan publik untuk menyaksikan bukti janji tersebut pada akhir tahun.
Saya merencanakan akan membangun seribu desa nelayan tahun 2026 ini, Desember 2026 dan kita akan cek saudara nanti bisa nagih ke Prabowo berapa desa nelayan yang sudah selesai, kata Presiden Prabowo, Rabu (8/4).
Ia juga menegaskan bahwa tugas sebagai kepala negara menuntut kerja keras penuh tanpa mengenal waktu libur, terutama dalam memastikan program prioritas berjalan tepat sasaran.
Jangan anggap ini pekerjaan yang enak yang mau jadi presiden selamat bener-bener sih aku udah telanjur jadi aku harus kerja keras-keras, sekarang ini gak ada libur, ujarnya.
Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri telah menunjukkan progres awal yang signifikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat sebanyak 19 unit telah selesai dibangun dan beroperasi penuh per Januari 2026.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut percepatan pembangunan terus dilakukan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat pesisir.
Dari kita salah satunya bagaimana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bisa menjadi speed up di tahun ini, ujar Trenggono.
Ia menjelaskan, hingga saat ini pemerintah menargetkan 100 titik pembangunan rampung pada Mei 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 65 unit dalam tahap pertama dan 35 unit dalam tahap kedua.
Totalnya 100. Semua diperkirakan akhir Mei selesai, katanya.
Selain percepatan pembangunan fisik, pemerintah juga memberi perhatian pada aspek pengawasan dan pengelolaan kampung nelayan agar program berjalan berkelanjutan dan tepat guna.
Lalu pengawasan kampung nelayan penting juga, itu salah satu yang kita bahas. Kemudian, pengawakan kampung nelayan kan penting juga, itu juga kita bahas dengan presiden, ungkap Trenggono.
Ke depan, pembangunan KNMP akan difokuskan di wilayah Indonesia Timur sebagai bagian dari strategi pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi berbasis kelautan. Program ini juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui peningkatan produktivitas, akses pasar, serta penguatan infrastruktur pendukung bagi nelayan.
Dengan target yang jelas, capaian yang terukur, dan keterbukaan kepada publik untuk melakukan evaluasi, pemerintah menegaskan bahwa program ini tidak hanya menjadi janji, tetapi komitmen nyata yang dapat dibuktikan dan dipertanggungjawabkan hingga akhir 2026.